Unen – Unen Tuban kembali hadir di kampung Cempluk

UNEN TUBAN
Unen-unen Tuban, begitulah sekumpulan pemuda Tuban menamakan dirinya.
Mereka adalah Agus (Hewodn), Bayu, Ahmad Fandi, Yuli Hartono (Tabok), Aan (Sinyo), dan personil baru Arif Ponco Atmojo.
Unen-unen Tuban sudah beberapa kali ikut memeriahkan acara antara lain “Sastra Bengawan 2014” Bojonegoro, “MLSJ 2014” Bojonegoro, “Festival Lasem 2014” workshop rending, “Bukan Musik Biasa #43” TBS Solo 2014, “Kethek Ogleng Baca Puisi #35″ 2015” Gentong Miring Art Gallery Sluke, “Festival Dawai Nusantara 2015” Malang.


Sang penggerak, aktif dalam mengisi acara di berbagai daerah dengan biaya sendiri. “Boyok linu”, kata Agus (Hewodn).
Kadang terpaksa bergerak sendiri meninggalkan kawan-kawannya.
Musik kami biasa dan sederhana karena kami berasal dari desa dan lahir dari keluarga yang biasa pula.
Mereka mempunyai keinginan untuk melestarikan instrumen unen-unen purba yang notabene sudah ditinggalkan oleh kalangan pemuda.
Pin It